SANDI UBALOKA

Tapak-tapak kaki suci sebagai tengara,

Ganda jasad sebagai harum kesuma,

Seonggok benda bermakna selaksa arti, ‘tuk temukan insan tertimpa dahana.

Gunung menjulang bukan halangan,

Jurang menerjal tak jadi pepalang,

Alun bergolak tak hendak putuskan cita,

Walau ombak menerjang.

Menghempas kikisan karang, maruta menghalau segala yang ada,

Asa tak hendak pupus bagai asap dupa ditelan angkasa,

Hati tetap kan teguh,

Seteguh cahya permata, menolong tanpa pamrih.

Pemuda-pemuda perkasa,

Sedia setiap kala,

Berbhakti,

Mengabdi diatas yojana,

Menolong tak pandang kasta,

Memapah tak pandang usia, dengan tanpa tuduh dan sangka.

Tak hendak mengambil kecuali menyungging lukis,

Tak akan merusak bila bukan guna jejak,

Tak bakal membunuh kecuali sang kala,

Berniat sesuci wijaya kesuma, berdiri tegar tak kenal rintang.

Rerawe rantas pepalang ilang,

Berbekal keyakinan akan kemenangan,

Dahana pantang dicari, bersua petaka pantang menyerah,

Menunjung tinggi senantiasa,

Amsal kehormatan UBALOKA

YUANA PRATIDINA BHAKTI YOJANA

Tidak ada komentar: